*********
Chapter 1: NAMAKU CHRIS
Namaku Chris. Namaku sering ditulis Kris. Sampai sekarang masih saja orang-orang terdekatku menyebut dan menuliskan namaku dengan Kris.
Tidak penting. Aku sendiri tak begitu memperdulikannya. Aku tidak menganggapnya hal besar. Chris atau Kris orang memanggilku, toh aku tetap sama-sama menengok menanggapi.
Aku dilahirkan dua puluh delapan tahun yang lalu. Aku lahir di desa yang bertanah subur, diantara bebukitan dan alam yang ramah. Ini juga ternyata tidak penting.
Dalam perjalanan waktu, aku telah terhasut oleh nuraniku untuk terseret dalam dilema batin. Pencarian jati diriku belumlah lengkap sekarang. Aku masih bergelut dengan kegamanganku sendiri.
Belum ada keyakinan pada diriku. Kegamangan jiwaku masih terus mereka-reka siapa sebenarnya aku ini, laki-laki atau perempuankah aku ini.
Aku pun kerap mencibir diriku sendiri. Sudah bisa kupastikan bagaimana dengan reaksi orang lain apabila mereka tahu siapa sesungguhnya birahi yang melingkupi jiwaku.
Aku merasa aku bukan banci atau waria dan sejenisnya yang melenggok dan berpenampilan perempuan. Secuilpun aku tidak pernah terpikir untuk berdandan atau sekedar mencoba kostum perempuan. Tubuhku laki-laki. Semua ciri-ciri fisikku adalah laki-laki. Aku hanya punya duniaku yang masihlah abu-abu.
Ah, mestinya aku tidak perlu memikirkan jati diriku. Benarkah? Entahlah. Sampai saat ini, selama dua puluh delapan tahun aku terseok oleh nuraniku sendiri. Aku belumlah mempunyai arah yang pasti.
Aku termasuk diantara manusia yang bisa menyembunyikan diri. Aku bisa mengekang keberanianku untuk menampilkan kegamanganku. Di balik tegap tubuhku, aku menyimpan naluri lain yang tidak setegap penampilanku.
Sampai kapankah aku menyimpan gejolak perasaan abu-abuku? Sampai kapankah aku berkamuflase seperti itu?
Entahlah. Aku tidak tahu.
Mungkin aku hanya bisa mengikuti kemana arah angin membawa naluriku itu.
Entahlah.
Bisa jadi.
*********
wah, ini cerita apa ya? sepertinya menarik.. apa tentang dunia gay ya? hehe….
cerita pa lagi nech? kok mengharu biru gene? wakak..ups sory ya, abis gue bukan tipe yang cengeng sech… hehe..
wah ada penilis baru nech…apa penulis lama yang nyamar pake nama baru ya? enak dibaca juga nech…apa sech lanjutan setelah intro tokoh ini?
sepertinya cerita ini bakal seru…belum apa2 tokohnya ngenalin diri dengan problematik dg jatidirinya..tunggu aja dech gimana klanjutannya…