Feeds:
Posts
Comments

Archive for March, 2008

*********
Chapter 3. CURHAT
Pak Martin merangkulku setelah aku berada persis di depan pintu apartemennya. Malam ini aku penuhi ajakannya untuk menginap di apatemennya yang cukup luas, dilengkapi dengan perabotan serba minimalis dan tertata asri.
Baru saja kami sampai di foyer, wajahku sudah diciumi olehnya. Aku tergeragap tak sempat mengelak. Beliau seperti sedang mencurahkan [...]

Read Full Post »

*********
Sampul

Read Full Post »

*********
.

Salut

.

Salam sejahtera untuk semua manusia yang mempunyai banyak keleluasaan hati nurani.
.

Langkah-langkah kaki seorang manusia meninggalkan tapaknya. Namun tidak semua manusia berani menceritakan tapakannya pada orang lain.
.

Tidak seperti Chris, seorang teman. Begitu banyak hal yang ingin diungkapkannya pada dunia, agar hatinya lega, agar perasaan entah itu sesalnya semakin berkurang membebaninya.
.

Bukan untuk mencari excuse dari orang lain. [...]

Read Full Post »

*********
 .

Intro
 .

Setiap manusia memiliki ceritanya masing-masing dalam kehidupannya. Setiap cerita dapat menjadi kesan yang mendalam atau sebaliknya bagi yang mengalaminya.
 .

Terkadang manusia ada yang tidak kuat untuk memendam ceritanya sendiri. Maka dibutuhkanlah olehnya orang lain untuk mendengarkan luapan cerita hidupnya.
 .

Ternyata tidak jarang diantara manusia, ada yang justru mencari berita untuk ditulis dari cerita hidup manusia lain. Ada [...]

Read Full Post »

*********
Dedikasi
Sesuatu yang menyakitkan, bukan berarti harus dijadikan malapetaka. Perjalanan anak manusia menuju kesesatan, bukan berarti tidak akan punya kesempatan menuju titik terang. Pengakuan tulus akan menjadi hal yang langka.
Cerita getir ini didedikasikan kepada beberapa manusia abu-abu yang telah mengilhami ditulisnya Sepotong Kisah Dunia Abu-Abu.

Read Full Post »

Sepotong Kisah Dunia Abu-Abu

*********
Chapter 2. PERTAMA
Hari ini, Senin, di bulan Maret. Aku berangkat ke kantor dengan taxi. Masih pagi. Masih dingin. Masih banyak embun menempel di dedaunan, bahkan kabut pun menyelimuti sebagian area kota yang aku lalui.
Aku sangat menikmati perjalanan pagi kali ini. Aku bukan diselimuti kabut industri namun aku digenggam oleh perasaan bahagia, bangga, dan [...]

Read Full Post »

*********
Chapter 1: NAMAKU CHRIS
Namaku Chris. Namaku sering ditulis Kris. Sampai sekarang masih saja orang-orang terdekatku menyebut dan menuliskan namaku dengan Kris.
Tidak penting. Aku sendiri tak begitu memperdulikannya. Aku tidak menganggapnya hal besar. Chris atau Kris orang memanggilku, toh aku tetap sama-sama menengok menanggapi.
Aku dilahirkan dua puluh delapan tahun yang lalu. Aku lahir [...]

Read Full Post »